Thursday, August 15, 2019

Hari Kemerdekaan



Kibaran shalawat 74 independent day of Indonesia
Malam jum’at merupakan malam yang penuh berkah karena hari jum’at adalah Sayidul ayam bagi umat muslim seluruh dunia. Oleh karena itu kita sebagai Umat Nabi Muhammad SAW disunnahkan untuk banyak bersholawat kepada beliau terutama di malam jum’at.
Pada kamis 15 Agustus 2019 tepatnya pukul 20.30 WIB di Pondok Pesantren Lirboyo Al-Mahrusiyah diadakan sebuah acara Majelis Sholawat Kubro yang bertema “Kibaran Sholawat Kemerdekaan” dan diikuti oleh seluruh santri dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74. Acara ini dilaksanakan di Aula lantai 2 pondok putri dan berlangsung sangat meriah.
Para Santri pun berantusias untuk ikut meramaikan acara tersebut. Mulai dari atribut bendera kecil yang digunakan para santri di kepala, diwajah mereka, dan juga kibaran bendera merah putih yang selaras dengan tema kemerdekaan bangsa ini, sorak sorai tepuk tangan tanda semangat patriotisme pun berkobar menggelora menjadi satu dalam jiwa mereka. Sehingga aula pondok pun menjadi sangat padat merayap, hal ini dikarenakan jiwa nasionalisme yang ada pada diri tiap santri.
Tidak hanya ribuan sholawat indah saja yang dilantunkan, melainkan diisi pula oleh puisi-puisi bertema kebangsaan seperti ibu pertiwi yang sangat mengharukan dan membius hati para santri sehingga membuat yang mendengarnya pun menjadi terharu hingga berderai air mata.
Tidak hanya itu, lantunan sholawat yang diiringi irama habsyi ini juga diselingi dengan lagu-lagu wajib Nasional. Contohnya seperti lagu kemerdekaan, lagu Indonesia Raya, dan juga lagu mengheningkan cipta yang dikulturasikan dengan alat musik rebana versi pondok pesantren.
Uforia pun sangat terasa, gema lantunan sholawat juga semangat nasionalisme dalam jiwa para santri merupakan bentuk apresiasi untuk mengenang jasa para pahlawan yang gigih memperjuangkan kemerdekaan bangsa kita ini.
Sehingga kita sebagai santri sekaligus generasi penerus bangsa ini selayaknya ikut antusias dalam meneruskan perjuangan para pahlawan bangsa ini. Tidak hanya berjuang melawan kolonialisme seperti zaman penjajahan dahulu, akan tetapi berjuang mempertahankan kemerdekaan yang sudah terbangun ini dengan bersungguh-sungguh dalam belajar dan mengaji serta mempersiapkan diri dengan matang supaya kita dapat menjadi anak bangsa yang cerdas, bermoral, dan bermartabat.
Oleh sebab itu, sebagai pemuda penerus bangsa tak seyogyanya kita hanya duduk diam saja menikmati kemerdekaan ini, tapi sebagai penerus estafet bangsa yang beretika kita harus berusaha dengan gigih mempersiapkan dan mengorbankan jiwa raga kita untuk mengabdikan diri kepada bangsa kita Indonesia yang tercinta ini.
TERIMAKASIH Pahlawanku, kami mengenang semua jasa-jasamu. Semoga kau disana tersenyum melihat kami, para pemuda penerus bangsamu yang kau perjuangkan dahulu. Indonesia Negeriku, Indonesia Bangsaku, Indonesia Tnah Airku. Selamat Ulang Tahun Indonesia ku. Merdeka!!!!
@wnhlc






No comments:

Post a Comment