Kibaran
shalawat 74 independent day of Indonesia
Malam jum’at merupakan
malam yang penuh berkah karena hari jum’at adalah Sayidul ayam bagi umat muslim
seluruh dunia. Oleh karena itu kita sebagai Umat Nabi Muhammad SAW disunnahkan
untuk banyak bersholawat kepada beliau terutama di malam jum’at.
Pada kamis 15 Agustus
2019 tepatnya pukul 20.30 WIB di Pondok Pesantren Lirboyo Al-Mahrusiyah
diadakan sebuah acara Majelis Sholawat Kubro yang bertema “Kibaran Sholawat
Kemerdekaan” dan diikuti oleh seluruh santri dalam rangka memperingati Hari
Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74. Acara ini dilaksanakan di Aula
lantai 2 pondok putri dan berlangsung sangat meriah.
Para Santri pun
berantusias untuk ikut meramaikan acara tersebut. Mulai dari atribut bendera
kecil yang digunakan para santri di kepala, diwajah mereka, dan juga kibaran
bendera merah putih yang selaras dengan tema kemerdekaan bangsa ini, sorak
sorai tepuk tangan tanda semangat patriotisme pun berkobar menggelora menjadi
satu dalam jiwa mereka. Sehingga aula pondok pun menjadi sangat padat merayap, hal
ini dikarenakan jiwa nasionalisme yang ada pada diri tiap santri.
Tidak hanya ribuan
sholawat indah saja yang dilantunkan, melainkan diisi pula oleh puisi-puisi
bertema kebangsaan seperti ibu pertiwi yang sangat mengharukan dan membius hati
para santri sehingga membuat yang mendengarnya pun menjadi terharu hingga
berderai air mata.
Tidak hanya itu,
lantunan sholawat yang diiringi irama habsyi ini juga diselingi dengan
lagu-lagu wajib Nasional. Contohnya seperti lagu kemerdekaan, lagu Indonesia
Raya, dan juga lagu mengheningkan cipta yang dikulturasikan dengan alat musik
rebana versi pondok pesantren.
Uforia pun sangat
terasa, gema lantunan sholawat juga semangat nasionalisme dalam jiwa para
santri merupakan bentuk apresiasi untuk mengenang jasa para pahlawan yang gigih
memperjuangkan kemerdekaan bangsa kita ini.
Sehingga kita sebagai
santri sekaligus generasi penerus bangsa ini selayaknya ikut antusias dalam
meneruskan perjuangan para pahlawan bangsa ini. Tidak hanya berjuang melawan
kolonialisme seperti zaman penjajahan dahulu, akan tetapi berjuang
mempertahankan kemerdekaan yang sudah terbangun ini dengan bersungguh-sungguh
dalam belajar dan mengaji serta mempersiapkan diri dengan matang supaya kita
dapat menjadi anak bangsa yang cerdas, bermoral, dan bermartabat.
Oleh sebab itu, sebagai
pemuda penerus bangsa tak seyogyanya kita hanya duduk diam saja menikmati
kemerdekaan ini, tapi sebagai penerus estafet bangsa yang beretika kita harus
berusaha dengan gigih mempersiapkan dan mengorbankan jiwa raga kita untuk
mengabdikan diri kepada bangsa kita Indonesia yang tercinta ini.
TERIMAKASIH Pahlawanku,
kami mengenang semua jasa-jasamu. Semoga kau disana tersenyum melihat kami,
para pemuda penerus bangsamu yang kau perjuangkan dahulu. Indonesia Negeriku,
Indonesia Bangsaku, Indonesia Tnah Airku. Selamat Ulang Tahun Indonesia ku.
Merdeka!!!!
@wnhlc
No comments:
Post a Comment