Oleh karena sebab itu, predator kecil yang mematikan ini layak untuk di brantas. Karena ulah predator kecil berjenis "tinggi" ini, meresahkan banyak santri putri, selain karena mengganggu tidur dan pemukiman santri, predator tinggi ini kerap menggigit dan menghisap darah santri putri ketika tidur. walhasil, ketika terbangun dari tidur tidak hanya disambut dengan matahari pagi sja, tapi begitu juga dengan luka ditubuh bekas gigitan predator semalam. tidak hanya predator berjenis "tinggi" saja yang menyerang santri, begitu juga predator berjenis "tomcat" pun kerap menyebar cairannya disembarang tempat, sehingga menyebabkan luka infeksi dikulit yang berkepanjangan. para santri pun mendoktrin bahwa predator yang bernama "tomcat" ini berjenis kelamin laki-laki. alasannya karena mayoritas santri putri yang salah satunya adalah Tirde yang menjadi korban cairannya dan memberi bekas luka rata-rata terletak di bagian wajah. hal inilah yang memperkuat dugaan mereka tentang status jenis kelamin predator berjenis "tomcat' ini, atau lebih akrabnya dipanggil dengan panggilan sayang "mas tom" aliar "tomcat".
Predator jenis terakhir adalah tikus astri, predator yang satu ini mencekam bukan main, pasalnya selain menggerogoti makanan di rak makanan, tapi juga pakaian, jilbab, dll. sehingga menyebabkan keresahan bagi para santri ketika malam mulai tiba dan menyelimuti sunyinya pesantren.

No comments:
Post a Comment