Thursday, December 28, 2017

Predator Pesantren

Musim liburan semester 1 PonPes Putri Lirboyo Al-Mahrusiyah telah tiba. sebut saja namanya Wines dan Tirde, 2 santri putri asal Lampung yang tinggal dalam 1 kamar dan satu lemari ini, akhir-akhir ini selalu uring-uringan disebabkan oleh ulah predator. Semenjak liburan tiba, santri pun beralih hobi, yang semula selalu bergelut dengan kitab kuning dan syair nadzom, kini berubah menjadi novel, majalah, dan bahan bacaan lainnya. Begitupun Wines dan Tirde, tidak seperti santri yang lainnya mereka berdua kerap berburu predator diwaktu luang liburannya kali ini. terutama predator yang berjenis "tinggi" ini sedang merajalela di lemari milik mereka. 


Oleh karena sebab itu, predator kecil yang mematikan ini layak untuk di brantas. Karena ulah predator kecil berjenis "tinggi" ini, meresahkan banyak santri putri, selain karena  mengganggu tidur dan pemukiman santri, predator tinggi ini kerap menggigit dan menghisap darah santri putri ketika tidur. walhasil, ketika terbangun dari tidur tidak hanya disambut dengan matahari pagi sja, tapi begitu juga dengan luka ditubuh bekas gigitan predator semalam. tidak hanya predator berjenis "tinggi" saja yang menyerang santri, begitu juga predator berjenis "tomcat" pun kerap menyebar cairannya disembarang tempat, sehingga menyebabkan luka infeksi dikulit yang berkepanjangan. para santri pun mendoktrin bahwa predator yang bernama "tomcat" ini berjenis kelamin laki-laki. alasannya karena mayoritas santri putri yang salah satunya adalah Tirde yang menjadi korban cairannya dan memberi bekas luka rata-rata terletak di bagian wajah. hal inilah yang memperkuat dugaan mereka tentang status jenis kelamin predator berjenis "tomcat' ini, atau lebih akrabnya dipanggil dengan panggilan sayang "mas tom" aliar "tomcat". 
Predator jenis terakhir adalah tikus astri, predator yang satu ini mencekam bukan main, pasalnya selain menggerogoti makanan di rak makanan, tapi juga pakaian, jilbab, dll. sehingga menyebabkan keresahan bagi para santri ketika malam mulai tiba dan menyelimuti sunyinya pesantren.

No comments:

Post a Comment