Wednesday, January 12, 2022

Selamat Tinggal

 Teruntuk ia yang selalu aku perhatikan

Namun sedikitpun tak pernah memperhatikanku

Yang selalu aku impikan

Namun sekalipun tak pernah mengimpikanku dalam hidupnya

Yang selalu aku sayang

Namun tak pernah menyayangiku

Yang selalu aku cinta

Namun nyatanya tidak mencintaiku

Bahkan yang selaku kusebut namanya dalam doa panjangku

Namun sekalipun tak pernah memanggil namaku

 

Selamat tinggal

Maaf, sekarang saatnya aku pergi dan berhenti

Berhenti dari memperhatikanmu, memimpikanmu, menyayangimu,

Bahkan berhenti mengingat dan mencintaimu

 

Aku lelah untuk bertahan

Dalam perihnya penantian semu ini

Sepi, senyap, pupus, musnah

Dan tiada lagi yang diharapkan.

Selamat tinggal

No comments:

Post a Comment