Mengapa manusia terlalu egois?
Mengapa manusia selalu merasa benar sendiri?
Mengapa manusia tidak pernah mengalah?
Mengapa manusia tidak pernah merasa berdosa?
Mengapa manusia tidak pernah sadar?
Ya Allah.. apa hati kami sudah terlalu keras, sehingga tidak pernah sedikitpun sadar akan keberadaanmu?
Apa pikiran kami sudah terlalu kotor sehingga sedikitpun tak pernah kami ingat padamu?
Apa kami sudah terlalu sibuk?
Sehingga sebentar pun tidak pernah sempat bersujud dan mohon ampun kepadamu?
Mengapa dirimu menganggap dirimu yang paling suci? padahal yang mengetahui dirimu malas atau tidak, apakah berbuat maksiat atau tidak hanyalah dirimu sendiri.
Mengapa dirimu selalu berburuk sangka terhadap orang lain? padahal yang mengetahui masalah ibadahmu hanya dirimu sendiri. Perihal orang lain ibadah atau tidak, apakah orang lain bangun dimalam hari untuk sujud dalam sholat tahajud dan berpuasa disiang hari apakah ada yang mengetahuinya? Padahal dirimu sedang terlelap dan terlalu sibuk sehingga bisanya hanya menuduh orang lain yang paling buruk.
Jangan Sombong!! jangan menganggap bahwa kau yang oaling banyak melakukan ibadah dan kebaikan. belum tentu shalat tahajud yang kau lakukan tiap malam, puasa yang tiap hari kau tahan dari ffajar hingga petang mendekatkanmu kepada Allah, bisa jadi hal itu malah justru semakin menjauhkanmu darri-Nya, jika ibadah apapun yang kau lakukan hanya sebatas ingin mendapat pujian dan perhatian dari manusia.
Ridho siapa yang kau cari? ridho Allah ataukah ridho manusia?
Banyak manusia yang berpakaian bersih dan rapih, tapi hatinya kotor.
Banyak pula manusia yang hanya membersihkan dohirnya tpi melupakan batinnya.
Padahal, 1 langkah kita datang mendekat, 1000 langkah Allah datang mendekat.
Kita datang dengan berjalan, Allah akan datang dengan berlari.
Perbaiki niat, perbaiki sikap, Setiap hari umur kita semakin berkurang, tapi kasih sayang Allah kepada hamba-Nya selamanya tidak akan pernah berkurang...

No comments:
Post a Comment