Sunday, October 20, 2019

Prof. Habib Abdullah bin Muhammad Baharun (Rektor Al-Ahqof University Yaman)

Dalam mauidhoh hasanah beliau di acara haul ke-8 Almaghfurlah KH. Imam Yahya Mahrus (19/10) beliau menyampaikan bahwa kyai Imam merupakan seorang 'alim ulama yang mendidik santri-santrinya dengan baik, dan beliau pun pernah mengirim putra-putri beliau untuk belajar di Al-Ahqof University Yaman, hal inilah yang membuat beliau bahagia, karena selain itu beliau juga banyak mengirim santrinya belajar kesana.

Pada malam ini kita bersama-sama telah menghadiri haulnya seorang ulama sangat 'alim, hal ini merupakan suatu perkara yang bagus karena dengan begini kita harus mengingat apa yang telah beliau tinggalkan, hakikat ilmu yang telah beliau ajarkan,
karena cahaya ilmu yang telah diturunkan oleh Nabi Muhammad SAW bisa kita dapatkan melalui perantara Ulama Salaf yang ilmunya bersambung kepada Nabi SAW. Para Ulama menyampaukan nur cahaya ilmu kepada murid-muridnya dari guru sebelumnya terus keatas hingga sanadnya bersambung sampai kepada Rasul SAW.

Dalam mauidoh ini beliau menyampaikan 2 sifat yang dimiliki oleh Kyai Imam:

1) Kyai Imam mendidik santrinya dengan cara yang sangat baik dan indah, beliau mendidik para santri dengan kasih sayang seperti halnya kepada anaknya sendiri. beliau sering melakukan guyonan terhadap para muridnya, dan apabila ada salah satu muridnya yang melanggar beliau tetap menghukumnya dengan cara yang sangat tegas, namun hal itu beliau lakukan masih dalam bingkai kasih sayang  seorang ayah kepada anak. karena santri yang datang untuk mondok itu ibaratkan meminta amanah  yang diberikan Nabi kepada Ulama agar diajarkan ilmu  dari Allah dan Para Nabi.

2) Beliau Kyai imam adalah seorang Ulama yang sangat memperhatikan agamanya, apalagi dalam masalah politik. seorang 'alim itu tugasnya menjaga agama orang-orang yang masih awam. beliau adalah seorang 'alim yang tidak mudah terpengaruh dengan dunia politik. karena kebanyakan politikus itu memakan apa yang ada di depannya. karena dunia politik ibaratkan sebuah api yang seharusnya kita gunakan sesuai kebutuhan saja dan jangan sampai masuk kedalamnya karena kita dapat terbakar.
Seorang 'alim yang masuk kedalam dunia politik harus memiliki dasar yang kuat dan bersikap profesional. seorang 'alim yang politikus itu harus dapat menjaga agama orang awam. sifat inilah yang dimiliki oleh Kyai Imam. beliau tidak akan mudah mengambil hati orang lain dengan mengorbankan agamanya. Santri yang masuk kedalam dunia politik jangan sampai dipermainkan dan harus tetap menjaga agamanya dari kerusakan, jangan sampai kehilangan agama karena disebabkan perkara dunia.

Sebagai penutup beliau mengungkapkan belakangan ini banyak sekali muncul kefanatikan yang berlebihan seperti halnya supporter bola yang fanatik buta hingga menimbulkan pertikaian. hal itu banyak terjadi di masyarakat awam, seorang santri jangan sampai memiliki sifat demikian sehingga menimbulkan permusuhan. Santri seharusnya memiliki sifat mudah menerima perbedaan, mudah memaafkan orang lain karena tidak selalu pendapat orang itu sama apalagi dalam permasalahan politik.

Beliau mendoakan semoga Allah menjaga Kyai Imam, keluarganya, pondoknya, dan tentu para santrinya agar diberi kemudahan dan keberkahan dalam hidupnya. Amin...




No comments:

Post a Comment